Kasus :Kecelakaan sukhoi superjet 100
Inti Permasalahan : Sebuah pesawat Sukhoi Superjet 100 menghilang dalam penerbangan demonstrasi yang berangkat dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Indonesia.
Penyebab Permasalahan :
Investigasi menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut, antara lain:
a. Awak pesawat tidak menyadari kondisi
pegunungan di sekitar jalur penerbangan yang dilalui dikarenakan
beberapa faktor dan berakibat awak pesawat mengabaikan peringatan dari
TAWS;
b. Jakarta Radar belum mempunyai
batas ketinggian minimum pada pesawat yang diberikan vector dan sistem
dari Jakarta Radar belum dilengkapi dengan MSAW yang berfungsi untuk
daerah Gunung salak;
c. Terjadi pengalihan perhatian
terhadap awak pesawat dari percakapan yang berkepanjangan dan tidak
terkait dengan penerbangan, yang telah menyebabkan pilot yang
menerbangkan pesawat tidak dengan segera merubah arah pesawat ketika
orbit dan pesawat keluar dari orbit tanpa disengaja.
Yang Bertanggung Jawab : Diduga kecelakaan terjadi karena Human ErrorKondisi Terakhir : Tanggal 10 Mei 2012, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) berhasil menemukan lokasi pesawat.
Setelah bangkai pesawat ditemukan, maka
diketahui semua awak pesawat dan penumpang dinyatakan meninggal dalam
kecelakaan ini, serta keadaan pesawat dalam kondisi hancur.
Tanggal 15 Mei 2012, Cockpit Voice Recorder (CVR) ditemukan dalam keadaan hangus akan tetapi memory module dalam keadaan baik serta berisikan dua jam rekaman dengan kualitas baik.
Tanggal 31 Mei 2012, Flight Data Recorder (FDR) ditemukan dalam keadaan baik dan berisikan 150 jam rekaman dari 471 parameters.
Solusi : Untuk para pilot atau pun Co-pilot harus lebih mendalami jalur udara yg akan ditempuh, agar tidak terjadi kesalahan dalam menjalankan pesawat, dan tidak terjadi kecelakaan seperti pesawat sukhoi superjet 100 yg menabrak gunung salak akibat kelalaian pilot yg kurang memahami jalur bogor.







0 curhatan:
Posting Komentar